PERINGATAN ISRA’ MI’RAJ NABI MUHAMMAD SAW 1444 H di MTsN 11 Tanah Datar (Subang Anak)

Seperti tahun-tahun sebelumnya, MTsN 11 Tanah Datar (Subang Anak) mengadakan acara peringatan hari besar Islam dilaksanakan secara bergilir di Masjid -madjid yang berada disekitar madrasah.
Bertempat di masjid Al Ikhlas Ramala Makmur Ladang Laweh,kec.Batipuh hari Jum’at 17 Februari 2023 ( 26 Rajab 1444 H ) acara peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Saw berlangsung dengan penuh hikmat dan antusias para siswa,guru,karyawati MTsN 11 Tanah Datar.
Acara diawali dengan pembacaan Kalam ilahi, dan sambutan dari kepala madrasah yang diwakili oleh ibu Fitriza Yenti,S.Ag selaku wakil kurikulum MTsN 11 Tanah Datar.
Untuk tausyiah pengurus OSIM menghadirkan ustadz Ropi Irandi S.Pd.I,M.Pd merupakan penyuluh di KUA kec.Rambatan.
Dalam ceramahnya ustadz Ropi menceritakan tentang perjalanan malam Rasulullah Saw saat peristiwa, Isra’Mikraj.
Isra’ Mikraj merupakan peristiwa besar saat nabi Muhammad Saw memperoleh berbagai pengalaman dan pengetahuan yang sangat bermanfaat bagi diri beliau , umatnya serta alam semesta.
Ada beberapa hikmah yang bisa kita petik dari peristiwa Isra’ Mi_raj,pertama ,tingginya derajat kehambaan,dalam surat Al-Isra’ ayat satu, menceritakan peristiwa Isra’Mikraj,yangmana kata”Abduh ” yang artinya hamba digunakan untuk menyebut Muhammad SAW.Hal tersebut menunjukkan bahwa nabi Muhammad SAW adalah hamba yang benar-benar bertaqwa pada Allah SWT serta memperoleh derajat yang begitu mulia disisi Allah SWT.
Kedua menyampaikan kebenaran meskipun pahit.Setelah malam
Isra’ Mik’raj Nabi Muhammad SAW menyampaikan kepada, penduduk Mekkah apa yang baru saja dialaminya.Namun banyak yang tidak percaya mengenai peristiwa yang dialami nabi Muhammad SAW.Hal ini menunjukkan kebenaran tetap harus disampaikan meskipun pahit.Ketiga menjemput ibadah sholat,sholat adalah tiang agama bagi umat Islam.Ustadz Ropi menghimbau kepada seluruh siswa yang hadir agar senantiasa melaksanakan sholat lima waktu ,barang siapa yang melaksanakan sholat dia telah menegakkan agama, barangsiapa yang meninggalkan sholat 5 waktu berarti dia telah meruntuhkan agama.Ustadz Ropi juga menghimbau kepada semua yang hadir agar selalu berkata yang baik kepada siapapun.
Banyak hikmah dan pelajaran yang bisa kita petik dari peristiwa Isra ‘Mikraj ini,dengan acara peringatan tersebut diharapkan siswa-siswi MTSN 11 Tanah Datar menjadi generasi yang tidak hanya menguasai Ilmu pengetahuan tetapi juga religius dan menyebarkan kabaikan.( Humas, Dhani )









Users Today : 10
Users Yesterday : 17
Total Users : 14231
Views Today : 11
Views Yesterday : 17
Total views : 23141
Who's Online : 0
Your IP Address : 216.73.216.219
Tinggalkan Balasan